perubahan sikap

Bagaimana ketika rasa angkuh sudah menjadi satu dengan diri kita?

Bagaimana ketika sombong sudah mendapat rumah mewah di hati kita?

Bagaimana kalo kita tidak lagi bisa menyadari semua hal ini?

Apa yang kita lakukan? Apa yang kita rasakan? Apa yang telah kita perbuat terhadap orang lain?

——- bagaimana membuat seseorang sadar tentang hal ini? ——–

Apa kita hanya perlu berdiam diri… dan melihat…

2 Responses so far »

  1. 1

    tukanggalisumur said,

    slama ga nyenggol2 si tak biarin….
    tapi klu emang perlu buat disadarin yo… piye yo….
    disingung2 wae, istilahe sih disenthe…
    yen wes ga mempan.. ya udah, emang dah dasare koyo ngono kalee…

    ojo kabeh ki dipikir..
    kadang kita juga perlu buat ngikut arus..
    terpaksanya si gitu…
    nyante wae la….😀

  2. 2

    kuro-sama said,

    wo… sampeyan to dik
    tak kiro, untuk ono FS. dadi ngerti sopo
    eh jeluk anmu sopo?

    soal iku, selama dirimu bisa. Ya have a power
    kenapa gak diingetkan. Togh kadang diri kita
    itu emang rada sulit melihat diri kita sendiri
    justru orang lain yang kadang bisa lebih baik
    menilai diri kita.

    gtu kali ya _^


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: